Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Gandeng Jamintel Kejagung Pantau Ketat Impor BBM-LPG

PT Pertamina Patra Niaga menandatangani Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI untuk mengawal impor energi selama periode 2026-2027. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan transparansi dan memitigasi risiko hukum pada impor minyak mentah, BBM, dan LPG di tengah ketidakpastian geopolitik global. Direktur Niaga Pertamina Patra Niaga Erwin Suryadi menegaskan komitmen perusahaan untuk membuka diri pada setiap tahapan tender agar proses bisnis berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Kerja sama ini mencakup evaluasi tata kelola yang selaras dengan hukum Indonesia dan aturan internasional. Jamintel akan memberikan pendampingan hukum untuk memperkuat posisi Pertamina menghadapi volatilitas harga minyak dan dinamika pasokan. Plt. Sekretaris Jamintel Kejaksaan Agung Sarjono Turin menjelaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tiga kegiatan utama: impor minyak mentah, impor BBM, dan impor LPG. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi secara andal.

Pengadaan energi ini termasuk proyek prioritas nasional dalam Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026. Kejaksaan Agung menilai sinergi ini sebagai langkah untuk menunjukkan bahwa pengelolaan energi Indonesia semakin profesional, efisien, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait