Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diramal Jatuh di Bawah 5%, Tekanan Fiskal Jadi Sorotan

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan kedua tahun 2026 akan melambat di bawah 5%, tepatnya sekitar 4,80% year‑on‑year dengan rentang perkiraan 4,78‑4,82%. Perlambatan ini disebabkan oleh efek basis tinggi dari triwulan sebelumnya dan hilangnya faktor musiman seperti Idul Fitri yang terjadi lebih awal di triwulan pertama. Selain itu, depresiasi rupiah yang tajam dan kenaikan harga energi global meningkatkan inflasi impor dan menekan biaya produksi dalam negeri. Tantangan fiskal semakin berat karena melonjaknya subsidi bahan bakar dan biaya program populis seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih, yang membebani APBN. Ketegangan eksternal tambahan berasal dari sanksi rebalancing MSCI dan penurunan prospek ekonomi oleh lembaga pemeringkat internasional akibat kekhawatiran tata kelola fiskal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait