Pemerintah pastikan harga BBM dan LPG subsidi tidak naik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi maupun LPG bersubsidi meskipun harga minyak dunia masih berfluktuasi akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan harga tetap sesuai keputusan sebelumnya, termasuk LPG bersubsidi, dan tidak ada kenaikan saat ini. Keputusan ini diambil dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa. Stok energi nasional seperti BBM dan LPG saat ini aman dan memenuhi standar minimum nasional. Namun, harga minyak global masih bergejolak karena konflik geopolitik yang belum mereda, sehingga harga dalam negeri naik turun mengikuti pasar global. Jenis BBM bersubsidi Pertalite tetap sekitar Rp10.000 per liter dan biosolar Rp6.800 per liter tanpa penyesuaian. Kondisi ini mencerminkan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan eksternal. Kebijakan ini juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Berita terkait menunjukkan harga BBM domestik stabil di tengah dinamika minyak dunia dan peluang penurunan harga BBM nonsubsidi jika tren harga minyak melemah.
Bagikan
Berita terkait
Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diramal Jatuh di Bawah 5%, Tekanan Fiskal Jadi Sorotan
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 08.27
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2% Kuartal II-2026, Ini Pendorongnya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 11.26
Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, IHSG Langsung Menguat 0,62%
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 11.26
RI Bidik Jadi Basis Produksi Mobil ASEAN, Purbaya Buka Karpet Merah
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 09.00