Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pesan Putra Sayuti Melik untuk Indonesia: Merdeka Itu Damai, Bukan Bermusuhan

Heru Baskoro, putra bungsu pengetik naskah proklamasi Sayuti Melik, menyampaikan pesan bahwa kemerdekaan Indonesia harus diartikan sebagai perdamaian abadi, bukan sekadar kebebasan dari penjajahan. Menurutnya, tugas generasi penerus adalah merawat kemerdekaan yang telah diraih agar Indonesia menjadi negara yang aman dan damai. "Merdeka itu artinya negara yang tidak terjajah, aman, saling bantu-membantu dengan negara lain," ujarnya. Heru menekankan bahwa semangat gotong royong dan kerja sama antarmanusia serta antarnegara menjadi inti dari kemerdekaan sejati. Frasa "Perdamaian Abadi" dalam Pembukaan UUD 1945 menjadi landasan pemikirannya, menegaskan bahwa tidak boleh ada permusuhan antarmanusia di manapun. Lahir pada 1 Juni 1942 di Semarang, Heru kini tinggal di panti jompanjang milik Kementerian Sosial di Bekasi setelah sebelumnya hidup susah menyewa kamar kontrakan dengan biaya Rp 560.000 per bulan bersama istri.

Berita terkait