Petani Desa Penggalaman Belajar Atasi Lahan Rawan Banjir dan Buat Pupuk dari Gulma
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, sering kehilangan lahan pertanian akibat banjir saat musim hujan. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memberikan pelatihan budidaya vertikultur dan pengolahan gulma eceng gondok menjadi pupuk organik. Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026. Teknik vertikultur dipilih karena cocok untuk lahan yang sering tergenang, dengan sistem tanam bertingkat agar akar tanaman tidak terendam air. Selain itu, eceng gondok yang selama ini hanya dianggap gulma pengganggu kini diolah menjadi pupuk cair organik yang kaya nutrisi dan ramah lingkungan. Warga yang ikut pelatihan, seperti Anah dari Kelompok Tani Bahagia, merasakan manfaatnya langsung dan berharap lahan desa tidak lagi terbengkalai saat musim hujan. Tim ULM juga berencana melakukan pendampingan lanjutan untuk memastikan program ini memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Banjir Bertahun-tahun di Depok yang Akhirnya Surut
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.01
Sorgum Naik Kelas, Universitas BTH Ajak Mahasiswa Turun ke Masyarakat
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 19.57
Peneliti UI Ungkap Penyebab Banjir Garoga Dipicu Hujan Ekstrem Siklon Senyar
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.30
Banjir 4 Tahun Dekat TPA Cipayung Depok Surut, Jalan Bisa Dilintasi Warga
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.51