Petinggi FIFA Kevin Lamour Dipecat usai Menentang Gianni Infantino
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi memberhentikan Chief Operating Officer (COO) Kevin Lamour dari jabatannya terhitung sejak 17 Agustus 2026. Keputusan pemecatan ini diumumkan langsung oleh pihak federasi setelah pejabat yang mulai bertugas sejak November 2024 tersebut secara terbuka menentang kebijakan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Pihak manajemen FIFA menyampaikan konfirmasi pemutusan kerja sama sekaligus berterima kasih atas pengabdian Lamour selama dua tahun masa jabatannya.
Konflik internal tingkat tinggi ini dipicu oleh program FIFA Forward Enterprise (FFE) rancangan Infantino, yang berencana menjual 21 persen saham komersial kompetisi sepak bola dunia, termasuk Piala Dunia, kepada investor swasta. Lamour menolak keras wacana komersialisasi tersebut dan mengkritik kepemimpinan Infantino yang dinilai menguasai federasi demi keuntungan pribadi, meskipun ia sadar penentangan tersebut berisiko mengancam posisi kariernya.
Meskipun rencana penjualan saham tersebut pada akhirnya dibatalkan akibat gelombang penolakan dari berbagai konfederasi seperti UEFA, Concacaf, dan AFC, Lamour tetap dicopot dari posisinya. Pemberhentian mantan Wakil Sekretaris Jenderal UEFA ini semakin mempertegas tingginya tensi politik dan perpecahan kubu internal menjelang agenda Pemilihan Presiden FIFA tahun depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 02.33
Messi Sedang Berduka, Suporter Nashville Malah Ejek La Pulga dan Infantino
Berita terkait
FIFA Pecat Pejabat yang Kritik Rencana Komersial Gianni Infantino
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.18
Kursi Presiden FIFA Goyang, Donald Trump Turun Tangan Bela Gianni Infantino
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.36
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 16.06
Luis Figo desak Presiden FIFA Gianni Infantino mundur
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 04.30