Pezeshkian Serukan Akhiri Perang Iran-AS, Teheran Klaim Posisi Kuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan penghentian konflik bersenjata dengan Amerika Serikat (AS) yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Dalam pertemuan dengan para dokter pada Jumat (21/8), Pezeshkian menyatakan bahwa Iran berada dalam posisi yang kuat dan bermartabat untuk mengakhiri perang, meskipun diplomasi dengan Washington masih terjebak. Ia juga membela nota kesepakatan (MoU) yang disepakati pada Juni lalu, menegaskan tidak ada klausul pengakhiran diri dalam perjanjong tersebut, meskipun mendapat kritik dari kelompok garis keras di parlemen.
Bagikan
Berita terkait
Penasihat Mojtaba: Jika Iran Tak Bisa Lakukan Penerbangan, maka Tak Ada Pihak Lain yang Bisa Terbang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 20.31
Rudal Houthi dan Ancaman ke Mekah: Mengapa Saudi Siaga?
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.18
Iran Usulkan Peta Jalan pada AS untuk Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 19.31
AS Sesumbar Delegasi Iran Tak Bisa Pulang dari PBB, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 19.10