Pilu Kematian Siswa SMP di Pemalang Gara-Gara Bullying
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315037/original/028257300_1785824747-Siswa_SMPN_4_Randudongkal_Pemalang_Meninggal_Diduga_Dibullying.jpg)
Ahmad Al Fian, 13, siswa SMP Negeri di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan oleh teman-temannya. Pada Minggu, 2 Agustus 2026, ia dirawat di RS Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal selama satu hari, tetapi nyawanya tidak selamat dan ia dinyatakan meninggal pada malam yang sama. Kasus ini menarik perhatian publik dan kini ditangani oleh Polres Pemalang. Polisi telah melakukan autopsi terhadap jenazah Ahmad untuk menentukan penyebab kematiannya, dengan persetujuan orang tua korban. Selain autopsi, penyidik mengumpulkan keterangan dari 11 saksi, termasuk staf humas sekolah, guru, dan teman sekelas Ahmad. Penyelidikan dimulai setelah Polsek Randudongkal menerima laporan pada 2 Agustus 2026, dan tim langsung mengunjungi rumah duka untuk meminta keterangan awal serta menelusuri riwayat pengobatan korban. Hasil rekam medis dari rumah sakit masih menunggu, sementara proses pemeriksaan saksi terus berlangsung di Mapolres Pemalang.
Bagikan
Berita terkait
Kasus Kematian Sutrimo, Polda Metro Jaya Sebut Belum Menemukan Tindak Pidana
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 16.57
Pria Berhoodie Pembakar Bendera Juga Sasar Bangunan di Bandung dan Cimahi
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 10.19
Pria Ber-hoodie Pembakar Bendera Juga Sasar Bangunan di Bandung dan Cimahi
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 10.19
Program Gentengisasi, Menteri PKP Maruarar Tegaskan Rangkul UMKM Naik Kelas
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 22.00