Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Pilu Nasib Sopir Dibakar Bos di Bali: Meninggal Dunia, Keluarga Berduka

IGS (20), seorang sopir truk di Bali, meninggal dunia pada Jumat (25/9) pukul 07.51 WITA di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar setelah dirawat selama satu minggu. Ia dibakar hidup-hidup oleh bosnya, IPCP (37), pada Jumat (18/9) karena tidak mampu membayar setoran sebesar Rp 8,5 juta. Luka bakar menyentuh 68 persen tubuhnya, termasuk wajah, dada, punggung, tangan, dan kaki. Dokter mencurigakan IGS mengalami trauma inhalasi yang menyebabkan kerusakan paru-paru dan gangguan jantung. Meskipun dilakukan resusitasi dan penggunaan ventilator, kondisi IGS terus memburuk hingga tidak ada respons dari tubuhnya. Biaya pengobatan mencapai Rp 98 juta, dengan donasi dari warga dan relawan mencapai Rp 35 juta, termasuk kontribusi Rp 25 juta dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, BPJS tidak menanggung biaya karena status IGS sebagai korban kejahatan. Jenazah masih berada di Instalasi Forensik untuk autopsi dan direncanakan akan diserahkan ke keluarga pada 6 Oktober. Keluarga sangat terpukul, terutama ibunya yang kehilangan putra pertamanya yang masih bujang. IGS merupakan tulang punggung keluarganya, dengan ibunya sebagai pedagang dan ayahnya sebagai buruh harian.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait