Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Pimpinan PB IPSI Gus Nabil Dorong Modernisasi Tata Kelola Pencak Silat

Wakil Ketua Umum PB IPSI Muchamad Nabil Haroen menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dan modernisasi pembinaan pencak silat pada masa bakti 2026–2030. Menurutnya, pencak silat harus dikelola tidak hanya melalui pertandingan, tetapi juga dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, kompetisi berkualitas, dan sumber daya manusia profesional. Konsolidasi bertujuan menyatukan seluruh perguruan, pengurus daerah, atlet, pelatih, dan wasit-juri dalam satu arah kebijakan, sementara akselerasi diperlukan agar pencak silat dapat mengikuti perkembangan olahraga modern dan meningkatkan daya saing internasional.

Gus Nabil menyatakan dukungannya terhadap standardisasi dan sertifikasi profesi, sistem pemeringkatan atlet, serta pengembangan industri pencak silat. Ia menekankan bahwa modernisasi tidak boleh menghilangkan nilai-nilai dasar pencak silat sebagai warisan budaya dan jalan pembentukan karakter. Dengan dukungan sekitar tiga juta kader dari Pagar Nusa, Gus Nabil siap mendukung pelaksanaan program PB IPSI secara kolektif, bukan hanya untuk kepentingan satu perguruan.

Ketua Umum PB IPSI Sugiono menjadikan pencapaian Olimpiade sebagai target besar periode 2026–2030. Menteri Luar Negeri RI Sugiono juga mengusulkan agar pencak silat menjadi cabang olahraga eksibisi di Olimpiade Brisbane 2032. Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Besar IPSI dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dengan hadirin para pimpinan militer, kepolisian, dan pemerinturan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait