Gus Nabil: Industrialisasi Pencak Silat Penting Agar Tembus Olimpiade
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industrialisasi pencak silat dinilai penting agar cabang olahraga ini dapat mencapai target Olimpiade. Menurut Wakil Ketua Umum PB IPSI Muchamad Nabil Haroen, industri pencak silat harus dikembangkan secara serius agar atlet dapat memperoleh kompetisi berkualitas, jam terbang, ruang berprestasi, dan prospek ekonomi yang lebih baik. Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar PB IPSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sugiono.
Gus Nabil menekankan bahwa pengembangan industri harus berjalan beriringan dengan pembinaan atlet berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, peningkatan kualitas kompetisi, serta profesionalisasi pelatih dan wasit-juri. Ekosistem industri yang sehat akan menghubungkan olahraga prestasi, penyelenggaraan kompetisi, promosi, pelaku usaha, dan komunitas pencak silat dalam satu mata rantai yang saling menguatkan.
Selain industrialisasi, Gus Nabil mendukung penguatan standardisasi dan sertifikasi profesi serta pembangunan sistem pemeringkatan atlet sebagai bagian dari program PB IPSI periode 2026-2030. Sertifikasi bertujuan meningkatkan kompetensi dan memberikan pengakuan profesional kepada pelatih, wasit-juri, dan sumber daya manusia lainnya. Sistem pemeringkatan diperlukan agar proses pembinaan, seleksi, dan evaluasi atlet dilakukan secara objektif, transparan, dan terukur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 22.07
Pimpinan PB IPSI Gus Nabil Dorong Modernisasi Tata Kelola Pencak Silat
Berita terkait
BKI Perkuat Bisnis Klasifikasi Dukung Daya Saing Industri Maritim
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 21.42
Japfa Chess Festival 2026: Pecatur Muda Indonesia Petik Pelajaran Berharga
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 21.22
Sugiono Resmi Dilantik Jadi Ketum PB IPSI: Lanjutkan Tongkat Estafet Prabowo
kumparan · 5 September 2026 pukul 21.02
Prabowo Pangkas BUMN, Uang Negara Mau Dialihkan ke Mana?
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.11