Pinjaman Digital makin Mudah, Utang Harus Terukur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pinjaman digital di Indonesia semakin mudah diakses, dengan nilai outstanding fintech lending mencapai Rp105,14 triliun hingga Juni 2026. Namun, OJK menekankan pentingnya responsible borrowing untuk mencegah utang menjadi beban. Kredit Pintar menyajikan konsep Teman Atur Uang dengan tiga prinsip: Jaga Cash Flow, Pahami & Pilih, serta Tetap Terkontrol. Pendekatan ini bertujuan membantu masyarakat memahami kebutuhan, menghitung kemampuan membayar, dan mengelola kewajiban hingga selesai. Di tengah pertumbuhan pesat, korban kecelakaan kapal mencapai 442 orang, menyoroti urgensi literasi keuangan. Platform sekaligus memiliki lebih dari 36 juta unduhan dengan rating 4,3 di Google Play dan 4,4 di App Store. Sepanjang 2025, penyaluran mencapai lebih dari Rp9,5 triliun, sementara akumulasi sejak 2017 menembus Rp66 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 19.44
Kredit Pintar Dorong Masyarakat Lebih Bijak Manfaatkan Pendanaan Digital
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 13.47
Fintech Lending Days 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pindar dan Dukung Pertumbuhan UMKM Bali
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 10.00
Tingkatkan Literasi Keuangan, KrediOne Gelar Edukasi bagi UMKM dan Kelompok Tani di Bali
Berita terkait
Kontribusi Terhadap UMKM Naik Terus, OJK Dorong Pertumbuhan Pindar
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.30
Peran Pindar Makin Besar, Pembiayaan ke UMKM Tumbuh 23,25 Persen
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.11
Kontribusi Pinjaman Daring untuk UMKM Meningkat Capai Rp35,12 Triliun
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.26
Simak Upaya Memajukan Ekosistem Pinjaman Daring RI
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 23.17