Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

PJJ Dinilai Lindungi Anak, DPR Minta Polanya Disesuaikan

Kebijatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diakui sebagai langkah yang tepat untuk melindungi kesehatan peserta didik, namun penerapannya dalam jangka panjang perlu disesuaikan. Anggota Komisi X DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi menyatakan bahwa PJJ cocok sebagai respons terhadap situasi yang mengharuskan pengurangan aktivitas belajar tatap muka, tetapi pola yang sama tidak boleh digunakan secara terus-menerus. Ia mengingatkan bahwa pengalaman selama pandemi COVID-19 menunjukkan dampak negatif pada capaian pembelajaran, termasuk penurunan Tingkat Ketuntasan Akademik (TKA) peserta didik.

Nur menekankan pentingnya keseimbangan antara perlindungan kesehatan anak dan keberlangsungan proses pendidikan. Jika PJJ harus diterapkan dalam jangka panjang, model pembelajarannya perlu direvisi agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu. Evaluasi terhadap metode pengajaran, kesiapan sistem, dan pemantauan capaian peserta didik menjadi krusial agar kebijatan ini tidak menciptakan masalah baru di bidang pendidikan.

Ia juga mendorong pemerintah untuk tidak hanya memandang PJJ sebagai solusi sementara, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur dan strategi pengajaran yang efektif. Dengan demikian, proses belajar mengajar dapat tetap berjalan optimal meskipun peserta didik tidak sepenuhnya hadir secara langsung.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait