PLTS 100 GW Butuh Rp1.140 Triliun, Bahlil Klaim Bisa Buka 5,52 Juta Lapangan Kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan pembangunan PLTS 100 GW membutuhkan investasi Rp1.140 triliun (73 miliar USD) yang akan ditelantorkan dalam tiga tahun. Proyek diproyeksikan menciptakan 5,52 juta lapangan kerja serta menekan subsidi hingga Rp73,9 triliun per tahun. Tahap awal program dimulai dengan 5,3 GW, termasuk PLTS 1.000 MW di Bali dengan fasilitas baterai. Biaya listrik diperkirakan 5-6 sen per kWh, belum termasuk biaya penyimpanan baterai 4-24 jam. Jika berhasil, emisi CO2 dapat berkurang 140 juta ton per tahun dengan nilai ekonomi karbon Rp6,31 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.50
Bahlil Sebut Program PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun Per Tahun
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.15
Prabowo: Saya Yakin Proyek 100 GW PLTS Bisa Dibangun Kurang 3 Tahun!
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 16.54
Bahlil: Presiden Ketum Gerindra, Menteri Ketum Golkar, PLTS di 'Kandang Merah'
Berita terkait
Swasta Tak Mau Bangun PLTS 100 GW, Pemerintah Siapkan Danantara Ambil Alih
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 20.30
Bahlil: yang Sudah Kaya Jangan Mengambil Hak Rakyat
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.15
Bahlil Masih Godok Larangan Orang Kaya Beli Pertalite: Jangan Ambil Hak Rakyat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.41
Bahlil Mulai Tender 30 GW PLTS yang Bakal Dibangun Tahun Ini
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 17.20