Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PLTS 100 GWp Sebagai Ujian Transisi dan Penguatan Ketahanan Energi Nasional

Pemerintah meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai langkah strategis untuk mempercepat transisi energi dan memperkuat ketahanan energi nasional. Program ini dimulai dengan 14 proyek tahap awal dengan total kapasitas 5.300 MWp, yang menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada energi melalui pengembangan infrastruktur energi terbarukan skala besar. Dengan mengoptimalkan potensi energi surya domestik, program ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta industri nasional.

Kepala Pusat Energi dan Pangan INDEF, Abra Talattov, menekankan bahwa pengembangan PLTS dalam skala besar dapat memperkuat ketahanan energi dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Program ini juga diharapkan dapat menekan penggunaan BBM dalam pembangkitan listrik, memperluas elektrifikasi di wilayah terpencil (3T), dan menyediakan listrik hijau bagi industri.

Abra menambahkan, agar potensi PLTS dapat optimal, pembangunan harus dirancang sebagai bagian dari transformasi sistem kelistrikan secara menyeluruh, bukan hanya sebagai penambahan kapasitas. Perencanaan yang terukur dan selaras dengan proyeksi pertumbuhan permintaan listrik, kondisi sistem kelistrikan, kesiapan jaringan, dan RUPTL akan menjadi fondasi agar kapasitas energi surya memberikan manfaat optimal bagi sistem ketenagalistikan nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait