Transisi Energi Hijau: Prabowo Pelopori PLTS 100 GWp dan Pensiunkan PLTD 13 GW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Pembangkin Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp di Gilimanuk, Jembrana, Bali, sebagai bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air. Program ini bertujuan mempercepat transisi energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan 100 GWp ini pada 2029, dengan potensi efisiensi biaya listrik mencapai Rp73,9 triliun per tahun. Pada 2026, pemerintah berencana membangun 30 GWp PLTS dan menghentikan secara bertahap PLTD sebesar 13 GW.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.27
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Bali untuk Groundbreaking PLTS Gilimanuk Rp6 Triliun
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.50
Sah! Prabowo Resmi Luncurkan Pembangunan Proyek 100 GW PLTS
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.43
Prabowo Resmi Luncurkan PLTS Berkapasitas 100 GWp di Bali
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.26
Prabowo Kick-off Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali
Berita terkait
Prabowo Bakal Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 10.21
Bangun PLTS 100 GW dalam 4 Tahun, Prabowo: PLN Harus Tinggalkan Pembangkit Listrik dari Diesel
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.15
Prabowo Targetkan 100 GW PLTS, Ada yang Dibangun di Bali
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.25
Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Bisa Hemat Rp 74 T/Tahun
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.25