PM Burnham Tegaskan Inggris 100 Persen Mendukung Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan komitmen penuh Inggris mendukung Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia, menyatakan bahwa dukungan ini tidak akan berubah meskipun Moskow mengancam konsekuensi. Burnham menyatakan bahwa Inggris bukan sekutu yang hanya hadir saat situasi mudah, melainkan akan tetap mendampingi Ukraina di saat-saat sulit. Pernyataannya datang setelah laporan surat kabar The Times yang menyebutkan penggunaan drone buatan Inggris untuk serangan jarak jauh terhadap Rusia. Kedutaan Besar Rusia menanggapi dengan peringatan bahwa keterlibatan semakin dalam Inggris dalam konflik ini akan membawa konsekuensi yang harus ditanggung. Moskow menuduh London semakin terlibat dalam perang tersebut dan mendukung teroris di Kyiv. Ukraina telah menggunakan drone serangan jarak jauh untuk menyerang kilang minyak dan fasilitas logistik di wilayah Rusia. Kementerian Pertahanan Inggris tidak mengonfirmasi penggunaan drone tersebut, namun sebelumnya pada Juni 2024 mengumumkan rencana pasokan 150.000 drone ke Ukraina hingga akhir 2026 dalam paket senilai 752 juta poundsterling (996 juta dolar AS). Sejak perang dimulai pada 2022, Moskow telah berulang kali memperingatkan dukungan Barat terhadap Kyiv dapat memicu tindakan balasan yang lebih luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 04.37
Inggris Janji Dukung Ukraina 100 Persen Usai Diancam Rusia Soal Serangan Drone
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 03.01
Bertukar Pesan ke Penipu Ngaku Staf Trump, PM Inggris Ngaku Nggak Malu
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 09.22
Moskow Murka Drone Buatan Inggris Hantam Rusia: 'Mereka Akan Bayar Mahal!'
Berita terkait
Menlu Lavrov Sebut Rusia dan Korea Utara Berjuang untuk Tatanan Dunia yang Baru dan Adil
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 07.00
Curhat Zelensky Kehabisan Rudal Saat Bombardir Rusia Menggila
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 06.13
Rusia Terus Gempur Ukraina, 3 Orang Tewas Termasuk Seorang Anak
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 15.47
Prancis Usir Dua Diplomat Iran Balas Penahanan Diplomat di Teheran
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.27