Rusia Ancam Serang Inggris, Akankah NATO Hidupkan Pasal 5?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia mengancam Inggris karena memasok drone ke Ukraina yang dipakai menyerang target Rusia seperti kilang minyak. Kedutaan Rusia di London menyatakan tindakan Inggris akan membawa konsekuensi. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Andrei Fedorov, menyatakan serangan bisa mencakup aksi militer dan mengklaim NATO tidak akan respons keras jika Rusia menyerang Inggris. Ukraina menggunakan drone jarak jauh untuk menyerang Moskow, dengan 637 drone dikirim, 197 berhasil ditumbak. Inggris mengirimkan paket drone terbesar sebesar 120.000 unit untuk Ukraina sejak April. Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, menyatakan dukungan 100 persen untuk Ukraina. Konflik ini meningkatkan ketegangan antara Rusia dan sekutu Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 04.37
Inggris Janji Dukung Ukraina 100 Persen Usai Diancam Rusia Soal Serangan Drone
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.20
Rusia Peringatkan Inggris Buntut Serangan Drone Kamikaze Canggih
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.10
Rusia Murka! Warning Inggris Akan Bayar Mahal, Ada Apa?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.16
Sengit, 620 Drone Ukraina Diluncurkan ke Moskow
Berita terkait
NATO Tembak Jatuh Drone Misterius Dekat Perbatasan Rusia, Milik Putin?
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.31
Rusia Hantam Kereta Eks Bos CIA, Perbatasan NATO Siaga 1
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.40
Rusia Luncurkan Perang Hibrida, NATO: Kita Akan Merespons Tegas
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 01.10
Saat Banyak Negara NATO Tak Mau Berkonflik dengan Rusia, Kenapa Inggris Tetap Bantu Ukraina?
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 02.20