PM Jepang: Korban tewas gempa Kumamoto mencapai 13 orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan bahwa korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,1 SR di Pulau Kyushu, Prefektur Kumamoto, meningkat menjadi 13 orang per pukul 08.30 waktu setempat (06.00 WIB). Ia menyatakan bahwa pihak berwenang akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk segera mengevakuasi korban. Gempa utama, yang terjadi pada Selasa (28/7), diikuti oleh gempa susulan berkekuatan 6,1 SR dan memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Teluk Ariake dan Teluk Yatsushiro. Pemerintah membentuk satuan tugas darurat di bawah pusat penanganan krisis perdana menteri. Puluhan orang dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan pusat perbelanjaan Aeon, setelah dinas pemadam kebakaran menerima laporan tentang ledakan dan asap putih pada pukul 18.00 waktu setempat. Rekaman udara dari NHK memperlihatkan dinding luar mal runtuh, kerangka besi terlihat, atap sebagian runtuh, dan lubang besar terbentuk. Lantai kedua mal ambruk, menyebabkan korban terjebak, sementara sekitar 200 orang berhasil melarikan diri ke lapangan parkir terdekat. Layanan kereta Kyushu Shinkansen dihentikan akibat bencana ini.
Bagikan
Berita terkait
Bulog Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.25
Prioritaskan Keselamatan, DPR Minta Pemerintah Jamin Layanan Kesehatan Korban Gempa NTT
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 12.00
Menaker targetkan 100 ribu pekerja disabilitas mandiri
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 11.56
DPR Kembali Turun ke NTT Besok, Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 11.54