PM Jepang Minta Rusia Singkirkan Patung Tentara Soviet yang Hancurkan Bunga Krisan, Simbol Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meminta Rusia menyingkirkan patung di Khabarovsk yang menggambarkan tentara Soviet menghancurkan penanda bunga krisan, simbol Jepang. Patung resmi diresmikan pada Jumat, tetapi Takaichi menyatakan tidak dapat diterima. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menilai pendirian patung tidak konstruktif untuk hubungan bilateral. Kontroversi muncul pada peringatan kemenangan Rusia atas Jepang dalam Perang Dunia II, ketika Jepang menyerah pada 15 Agustus 1945. Hubungan Jepang-Rusia semakin memburuk sejak invasi Ukraina 2022, termasuk protes atas kunjungan Putin ke pulau Hokkaido yang diklaim Jepang.
Bagikan
Berita terkait
Presiden Putin Puji Indonesia Mitra Utama Rusia
VOI · 3 September 2026 pukul 13.15
Prabowo Tiba di Rusia, Mahasiswa Indonesia Berebut Sambut: Saya Bangga Punya Presiden Seperti Bapak
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.54
Prabowo ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Putin di Eastern Economic Forum
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 07.38
Rusia Kecam Rencana Latihan Militer Gabungan AS-Jepang-Australia
VOI · 2 September 2026 pukul 06.00