Pola Bahasa Anak Bisa Prediksi Risiko Depresi dan Kecemasan hingga Enam Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian dari Stanford University menggunakan AI menganalisis 204 anak berusia 9-13 tahun yang menyampaikan pengalaman stres. Dari pertemuan awal, model NLP berhasil memprediksi risiko depresi dan kecemasan hingga enam tahun kemudian dengan akurasi lebih baik daripada penilaian ahli. Pola bahasa seperti narasi rumit, kata fungsi berlebih, dan kepastian mutlak menjadi penanda risiko. Sebaliknya, cerita tentang hobistruktur dan akses layanan kesehatan menunjukkan hasil positif. Metode ini dapat mendeteksi anak berisiko lebih awal untuk intervensi pencegahan.
Bagikan
Berita terkait
5 Makanan untuk Meredakan Depresi
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 06.03
Di Balik Data Manis Meta: AI, Kreator, dan Bisnis yang Makin Bergantung pada Satu Platform
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 18.23
Kebutuhan Lahan dan Listrik untuk Pusat Data di Indonesia Terus Meningkat
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 18.16
Instagram Kenalkan Fitur yang Bisa Kirim Peringatan kepada Orang Tua
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 18.09