Polda Jabar Ungkap Sindikat Jual 'Data Leak Pejabat Negara'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat berhasil menggagalkan sindikat jual data leak pejabat negara. Keempat tersangka, yaitu AH (22), BDJ (22), AS (21), dan AR (33), ditangkap dengan peran masing-masing: AH sebagai pelaku utama, BDJ pembuat API, AS penyedia jasa lacak identitas, dan AR merakit bot Telegram. Sindikat ini menawarkan akses database berisi data sensitif seperti NIK, alamat, dan nomor telepon pejabat publik melalui platform Telegram dan Instagram dengan harga Rp 700 ribu per akses. Salah satu korban tercatat adalah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Data yang disebarkan mencakup tokoh-tokoh penting yang pernah memicu kegaduhan di ruang digital. Operasi ini merupakan upaya memutus jaringan perdagangan data pribadi ilegal di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto Depresi hingga Sempat Ingin Akhiri Hidup
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 08.51
Purbaya Ogah Jadi Menteri Lagi, Ini Alasannya
Detik.com · 15 September 2026 pukul 15.16
Menteri hingga Pimpinan DPR Hadiri Resepsi Pernikahan Sespri Prabowo
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 21.29
Amran Bicara Reshuffle hingga Akhirat, Ingatkan Pejabat Jabatan Bukan Kekuasaan
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.57