Polda Metro Sebut Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak Hoaks
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Metro Jaya membantah kabar yang beredar di media sosial bahwa ajudan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tewas ditembak. Kabid Humas Kombes Budi Hermanto memastikan informasi tersebut hoaks setelah berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan. Ia mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Sementara itu, seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, pada 23 Juli lalu dan kemudian meninggal dunia. Sutrimo disebut sebagai kepala rumah tangga Febrie Adriansyah. Polisi masih mendalami penyebab kematian, mengumpulkan rekam medis, keterangan keluarga, pengemudi ambulans, dan petugas rumah sakit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 12.01
Polisi Libatkan Puslabfor Dalami Penyebab Kematian Sutrimo
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 08.54
Waka Komisi III DPR Yakin Polda Metro Mampu Ungkap Kematian Misterius Sutrimo
Berita terkait
Kematian Sutrimo Dikaitkan dengan Kasus Cuci Uang, Febrie Adriansyah Bilang Begini
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.43
Penasihat Hukum Febrie Sebut Kematian Sutrimo Tak Terkait Kasus di Kejagung
JawaPos · 4 September 2026 pukul 10.15
Polda Metro Bantah Simpan Handphone Milik Sutrimo
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.06
Polda Metro Perkirakan Hasil Lab Forensik Kematian Sutrimo Diterima Pekan Ini
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 10.33