Polisi: 21 Orang Diamankan Bawa Flare-Molotov Bukan Mahasiswa Mau Demo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi Polda Metro Jaya memeriksa 21 orang yang diamankan terkait dugaan penyelundupan flare, petasan, dan botol molotov saat aksi demo di Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan, Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa para tersangkutan bukan merupakan mahasiswa yang akan mengikuti aksi unjuk rasa, melainkan diduga terlibat dalam upaya pembuatan kerusuhan. Barang yang disita meliputi 12 petasan, enam botol kaca untuk bom molotov, serta flare. Polisi masih menyelidiki tujuan sebenarnya dari barang-barang tersebut, apakah ditujukan kepada petugas keamanan, peserta aksi, atau masyarakat sekitar. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengamankan aksi agar berjalan tertib dan tidak mencederai hak berpendapat warga.
Untuk mengamankan 31 aksi unjuk rasa dan 16 kegiatan masyarakat di wilayah Polda Metro Jaya, kepolisi menggerakkan 9.242 personel gabungan. Di sisi lain, Badan Eksekif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Jakpus. Aksi tersebut mencakomangkan delapan tuntutan mulai dari pemberantasan KKN hingga penetapan status bencana nasional untuk Sumatra dan Flores. Ketua BEM UI Yatalatof Imawan meminta maaf atas potensi kemacetan lalu lintas yang ditimbulkan, namun menekankan bahwa kemacetan sementara jauh lebih singkat dibandingkan kemacetan struktural yang telah berkepanjangan selama 81 tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.51
Polisi Kerahkan 9.242 Personel Kawal Demo di Jakarta
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.48
Polres Jakarta Pusat Turunkan 6.962 Personel Kawal Unjuk Rasa Mahasiswa
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.02
Polisi Janji Kedepankan Pendekatan Humanis Kawal Demo di Jakarta
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.07
Polisi Amankan 21 Orang Jelang Demo, Disebut Bawa Flare hingga Petasan
Berita terkait
Heboh Kendaraan PM Thailand Disetop-Digeledah Polisi, Kok Bisa?
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.30
Granat Ditemukan Pemulung di Bekasi Masih Aktif, Diduga Buatan Inggris
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 09.56
Kapolri Tegaskan Situasi Aceh Sudah Kondusif Pasca Ricuh di Hari Damai
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 18.05
Polda Malut Sita 16 Senpi Ilegal: Peninggalan Keluarga, Sempat Mau Dijual ke KKB
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 17.54