Polisi Sebut Mayat di Pulau Enggano Tak Sesuai dengan Ciri 5 Wartawan Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menemukan mayat tanpa identitas di Pulau Enggano yang tidak sesuai secara fisik dengan lima wartawan dan tiga nakhoda yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Mayat laki-laki berusia diperkirakan di atas 50 tahun, tinggi sekitar 165 cm, ditemukan di pesisir Desa Kahyapu pada Sabtu (12/9) dan dilaporkan ke Basarnas Bengkulu. Polda Banten masih menunggu hasil pencocokan DNA antara mayat tersebut dengan keluarga korban yang hilang. Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Banten, dr. Donald Rinaldi Kusumaningrat, menyampaikan bahwa hasil pencocokan DNA diperkirakan akan tersedia dalam waktu sekitar dua minggu setelah diproses di Lab DNA Biro Dokpol. Sementara itu, lima jurnalis yang masih dicari meliputi M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), sementara tiga kru speedboat yang hilang adalah Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) sebagai pemandu wisata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.56
FOTO: Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas ke Pulau Enggano Bengkulu
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.21
Polisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang
Detik.com · 14 September 2026 pukul 21.33
Polisi Cocokkan DNA Mayat Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang Kontak
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 19.30
Mayat Pria Ditemukan di Enggano, Polisi Cocokkan DNA dengan Jurnalis Hilang
Berita terkait
Pencarian 5 Wartawan Hilang di Anak Krakatau Belum Dilakukan via Udara, Kenapa?
kumparan · 9 September 2026 pukul 17.46
Masuk Hari ke-8, SAR Belum Temukan Petunjuk Rombongan Wartawan yang Hilang
kumparan · 15 September 2026 pukul 12.58
PFI Medan Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda
kumparan · 15 September 2026 pukul 02.30
Hari Kelima Pencarian 5 Wartawan Hilang: SAR Terkendala Kabut, Warga Berdoa
kumparan · 13 September 2026 pukul 08.00