Polisi Ungkap Kondisi Terkini Remaja Jepara yang Merencanakan Serangan di Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepolisian Daerah Jawa Tengah memastikan kondisi remaja berusia 14 tahun asal Kabupaten Jepara yang sebelumnya merencanakan aksi kekerasan di sekolahnya kini pulih setelah menjalani pembinaan intensif sejak Oktober 2025. Kasus ini sempat viral di media sosial melalui akun Instagram @infodukumenting yang menyebut Densus 88 mengungkap remaja tersebut terpapar ideologi kekerasan dan berencana melakukan serangan di lingkungan sekolah.
Kombes Pol Yuliyanto, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, menyatakan bahwa kondisi psikologis dan sosial remaja tersebut jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kali ditangani. Anak tersebut kini sudah kembali berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan tidak lagi menutup diri dari sekolah maupun masyarakat.
Yuliyanto menegaskan bahwa penanganan anak yang terpapar paham kekeraman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh agama, platform digital, hingga masyarakat dalam mencegah penyebaran ideologi kekerasan kepada anak-anak.
Bagikan
Berita terkait
9 Anak Sekolah di Sleman Terpapar Radikalisme dan Konten Kekerasan Ekstrem
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.05
Densus 88 Ajak Guru-Siswa Bedah Film Jihad Selfie, Cegah Paham Radikalisme
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.09
Polda Jawa Tengah Olah TKP Kebakaran Gudang Limbah di Brebes
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.15
Perluas Layanan Kesehatan, Rumah Sehat Baznas Hadir di Jepara
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.28