Politisi Murtad yang Didukung Trump Kalah Pemilihan Pendahuluan, Justru karena Namanya Khas Muslim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amir Hassan, kandidat anggota Kongres AS dari Partai Republik untuk Distrik ke-8 Michigan yang didukung Presiden Donald Trump, kalah dalam pemilihan pendahuluan pekan ini. Hassan, mantan veteran militer AS berketurunan Afrika, sebelumnya beragama Islam tetapi telah beralih ke Kristen. Namun, keputusannya untuk keluar dari Islam dan mendukung Kristen tidak cukup untuk meyakinkan sebagian pemilih Republik, terutama di kalangan pendukung gerakan MAGA pro-Trump. Setelah Trump mengumumkan dukungannya melalui Truth Social, banyak pengguna yang menolak dukungan terhadap Hassan dengan alasan namanya yang terkait dengan komunitas Muslim. Beberapa komentator menyoroti kekhawatiran tentang loyalitas Hassan dan menyatakan penolakan terhadap adanya 'terlalu banyak Muslim' dalam pemerintahan. Istilah seperti 'pajak khusus' yang merujuk pada jizyah juga muncul dalam komentar-komentar tersebut, mencerminkan stereotip negatif terhadap komunitas Muslim. Kekalahan Hassan menunjukkan bahwa isu agama masih menjadi faktor penting dalam politik AS, terutama di kalangan segmen tertentu dari Partai Republik.
Bagikan
Berita terkait
Warga AS Protes Perang Iran, Tingkat Kepuasan Terhadap Trump Turun Jadi 32%
Detik.com · 22 September 2026 pukul 06.17
Republik Terancam, Trump-Elon Musk Kucurkan Dana Fantastis di Pemilu Sela
Detik.com · 13 September 2026 pukul 09.29
Dana AS Terkuras Akibat Perang Iran, Trump Justru Sesumbar Janjikan Uang untuk Pemilihnya
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 23.38
Janji Bagikan US$5.000 per Warga Jika Republik Menang Pemilu Sela, Trump Mengaku Tak Cemas Defisit
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.34