Polling kumparan: 70,52% Pembaca Tak Tahu Bahaya Bahan Tambal Gigi Online
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 70,52 persen atau 189 dari 268 pembaca Kumparan yang mengikuti polling dari 1 hingga 7 September 2026 belum menyadari bahaya penggunaan bahan tambal gigi yang dijual online. Hanya 29,48 persen atau 79 pembaca yang mengetahui risikonya. Kasus sebenarnya pernah terjadi pada seorang dokter gigi Aprillya Sakila, yang memperlakukan pasien infeksi setelah pasien tersebut membeli dan memasang bahan tambal gigi secara mandiri di rumah. Cerita ini ramai dibicarakan di media sosial Threads.
Seorang warga bernama Nafilatul juga mengalami komplikasi setelah menggunakan bahan tambal gigi online. Awalnya ia termotivasi oleh trauma untuk mengunjungi dokter gigi. Namun, setelah pemasangan, bahan tersebut sulit dilepas. Beberapa waktu kemudian, Nafilatul menderita sakit dan kaku pada leher hingga kesulitan menelan dan menoleh, sehingga akhirnya memutuskan ke UGD.
Dokter gigi Sakila menjelaskan bahwa penggunaan bahan tambal gigi tidak tepat dapat menyebabkan berbagai dampak, mulai dari bau mulut, gusi mudah berdarah, hingga peradangan. Jika dibiarkan, infeksi dapat berkembang menjadi pembengkakan wajah, demam, dan bahkan menjalar ke leher yang berpotensi berujung fatal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 08.46
Obati Infeksi Gigi dengan 4 Bahan Alami Ini
Berita terkait
Ramai Pasien Beli Bahan Tambal Gigi Sendiri via Online, Berujung Bengkak Infeksi
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.28
Pasien Beli Tambal Gigi Online, Dokter Gigi: Dipakai Bisa Picu Infeksi-Kematian
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.17
Polling kumparan: 61,13% Pembaca Cari Hobi Baru untuk Usir Kesepian
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.46
Lima Gejala Masalah Gigi yang Sering Diabaikan Padahal Berbahaya
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.01