Polres Sumbawa Pastikan WNA China di Tambang Emas Lantung Hanya Berstatus Teknisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polres Sumbawa mengonfirmasi bahwa aktivitas pertambangan emas di Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, NTB, sepenuhnya dikelola oleh Warga Negara Indonesia (WNI). Warga Negara Asing (WNA) asal China yang berada di lokasi tersebut hanya berstatus sebagai teknisi, bukan pengelola. Saat ini, kepolisian masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menginventarisasi jumlah WNA di lokasi serta memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Klarifikasi ini muncul setelah terjadi peristiwa longsor pada Sabtu (5/9) pukul 21.30 WITA yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka. Longsor diduga terjadi akibat aktivitas pertambangan di bagian atas tebing yang menyebabkan batuan menimpa pekerja di bawahnya. Pihak Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa turut memantau proses inventarisasi keterlibatan WNA dalam kegiatan tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Tambang Emas Ilegal di Sumbawa Longsor, 3 Orang Tewas, 6 Terluka
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 04.00
Isu Tambang Ilegal Hebohkan Papua Tengah, Warga Pertanyakan Aktivitas WN China
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.35
10 Hari Terjebak Longsor di Terowongan 225 Meter, Pria Ini Masih Hidup
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 07.00
WNA China Penyelundup Emas Ilegal 16 Kg di Bandara Sam Ratulangi Ditangkap
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 22.04