Potensi Investasi Data Center Rp360 T Terancam Melayang, Akankah Indonesia Ulangi Blunder 1980-an?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia berada di persimpangan kritis dalam investasi infrastruktur digital, dengan arus modal asing mencapai Rp360 triliun yang berminat membangun data center dan AI. Namun, kebijakan penghentian proyek data center di Jawa Barat secara sepihak berisiko menurunkan kepastian hukum dan iklim investasi nasional. Langkah ini mendapat kritik tajam dari para ekonom, termasuk Didik J. Rachbini dari INDEF dan Rektor Universitas Paramadina, yang menganggap penghentian proyek yang sudah berjalan sebagai pukulan serius bagi kepercayaan investor asing. Rachbini membandingkan situasi ini dengan tragedi industri semikonduktor pada 1980-an yang hilang ke tangan Malaysia, sekaligus menggunakan metafora 'burung terperosok dua kali di lubang yang sama' untuk menggambarkan risiko pengulangan kesalahan strategis yang sama. Para ahli khawatir kebijakan yang tidak konsisten dan bertentangan dengan kepentingan nasional dapat menghambat pertumbuhan sektor digital Indonesia yang sedang berkembang pesat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 09.36
Dedi Mulyadi Dinilai Lakukan Blunder Putuskan Sepihak Proyek Data Center
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 10.30
Data Center Dihentikan di Jabar, Indef: Jangan Ulangi Kesalahan Investasi 1980-an
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 03.00
Proyek Data Center AI Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Dihentikan Sementara, Dedi Mulyadi: Konsultan Lalai Urus Izin
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 00.22
Dedi Mulyadi: Kan Ini Air Sudah Melimpah, Makanya Bangun Data Center!
Berita terkait
Soal Proyek Data Center, Rosan Akan Komunikasi dengan Pemprov Jabar
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.45
Demam AI, Emiten RI Ini Bikin Anak Baru dan Masuk Bisnis Data Center
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.45
Boros Listrik-Air, AWS Gelontorkan Rp 17,8 T untuk Warga Sekitar Data Center
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 17.15
KDM hentikan pembangunan data center AI Jatiluhur akibat tanpa Amdal
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 21.26