Kejar PLTS 100 GW, Prabowo Hitung Penghematan Rp73,9 Triliun per Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 GW untuk memperkuat kemandirian energi nasional. Langkah ini diproyeksikan mampu menghemat biaya pokok produksi listrik negara minimal Rp73,9 triliun per tahun, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor BBM dan menghemat devisa negara.
Strategi pemerintah mencakup percepatan penghentian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) untuk digantikan oleh PLTS. Pengembangan ini juga menyasar tingkat desa dengan target kapasitas ideal 1 MW per desa, selama tersedia lahan yang memadai, guna meningkatkan efisiensi penyediaan listrik di seluruh wilayah Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.26
Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Siap-Siap PLTD Disetop!
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.21
Prabowo Kejar PLTS 100 GW, Negara Hemat Rp73,9 Triliun per Tahun
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.11
Prabowo Ingin Percepat PLTS agar Listrik Pulau Terpencil Tak Tergantung Solar
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.40
Ambisi Prabowo Bangun PLTS 100 Gigawatt: Tiap Desa Idealnya 1 Megawatt
Berita terkait
Prabowo Resmi Luncurkan Proyek PLTS Kapasitas 100 GWp di Bali
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 16.34
Prabowo Gaspol PLTS 100 GWp, RI Bidik Hemat Devisa US$4,5 Miliar per Tahun
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 15.49
Prabowo Minta Pembangunan PLTS 100 GWp Dipercepat, ini Alasannya
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 12.57
Prabowo akan luncurkan PLTS 100 GWp di Bali untuk perkuat kemandirian energi
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 10.07