Prabowo Blak-blakan Sebut 2026 Tak Mudah, Dunia Dikepung Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan tahun 2026 penuh tantangan bagi ekonomi dunia akibat perang dan ketegangan geopolitik. Kondisi ini memicu kenaikan harga energi, suku bunga global yang tinggi, tekanan nilai tukar, serta gangguan perdagangan dunia yang menciptakan ketidakpastian global.
Meski demikian, ekonomi Indonesia tetap resilien dengan pertumbuhan semester I-2026 tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Indikator domestik menunjukkan inflasi terkendali, permintaan dalam negeri kuat, dan pendapatan negara tumbuh 21,3% (yoy) hingga Juli 2026. Pemerintah berkomitmen mengoptimalkan APBN untuk manfaat nyata masyarakat di tengah tekanan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 19.32
Prabowo: Indikator Ekonomi RI Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.07
Prabowo Sebut Ekonomi RI Cetak Rekor 13 Tahun di Tengah Ketidakpastian Global
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.07
Prabowo: Defisit APBN terjaga 0,91 persen terhadap PDB
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.47
Prabowo Banggakan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tertinggi dalam 13 Tahun
Berita terkait
SBY Bicara soal Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 00.00
APBN 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, Cek 8 Program Prioritas Prabowo
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.15
Prabowo Beberkan Kinerja APBN hingga Juli 2026, Defisit 0,91 Persen PDB
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.44
Prabowo Sebut Ekonomi RI Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.43