Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tak Lagi Jadi Importir Utama Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347023/original/057229800_1789256021-IMG-20260912-WA0142.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menyatakan dalam KTT BRICS 2026 di New Delhi bahwa Indonesia telah bertransformasi dari importir utama biji-bijian, beras, dan jagung menjadi negara pengekspor pangan. Perubahan ini mencerminkan peningkatan kapasitas produksi nasional yang kini mampu berkontribusi pada ketersediaan pangan global.
Prabowo menekankan pentingnya pembangunan inklusif dan inovasi untuk mengubah tantangan global menjadi peluang investasi serta lapangan kerja. Ia mengusulkan industrialisasi bersama antarnegara anggota BRICS guna mengoptimalkan sumber daya dan kapasitas produksi yang saling melengkapi demi memperkuat posisi dalam rantai nilai global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 18.30
Prabowo Pamer Perubahan Indonesia di BRICS, Dari Importir Jadi Eksportir
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 17.30
Prabowo Sebut BRICS Punya Modal Besar untuk Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan
JawaPos · 13 September 2026 pukul 16.32
Di KTT BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Berdikari, Ogah Didikte
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 16.06
KTT BRICS 2026: Prabowo Tegaskan Kesiapan Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Dunia
Berita terkait
Hadiri KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan dan Energi
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.37
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.13
Prabowo Gaungkan Abad Hijau di KTT BRICS, Apa Maksudnya?
Detik.com · 13 September 2026 pukul 15.46
Prabowo di BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 14.24