Prabowo Sebut BRICS Punya Modal Besar untuk Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mendorong negara-negara BRICS untuk mengintegrasikan sumber daya, teknologi, kapasitas produksi, dan pasar guna mengubah kerentanan global menjadi kekuatan ekonomi. Dalam KTT BRICS 2026 di New Delhi, Prabowo menekankan bahwa ketahanan negara harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat dengan mengubah risiko menjadi peluang pembangunan.
Prabowo mencontohkan posisi Indonesia di Cincin Api yang berisiko bencana, namun memiliki kekayaan mineral kritis, tanah jarang, dan sumber daya terbarukan. Ia menilai potensi serupa dimiliki negara BRICS lainnya. Dengan pengelolaan kolektif, penggabungan aset-aset ini dapat memperkuat posisi ekonomi Global South dan menciptakan dampak signifikan terhadap perekonomian dunia melalui kerja sama yang saling mendukung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 10.48
Prabowo hadiri KTT BRICS sebagai anggota penuh
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.37
Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026 Hari Kedua di India, Ini yang Dibahas
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 15.00
Indonesia Dorong Tata Kelola Perdagangan Lebih Adil di KTT BRICS India
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 14.24
Prabowo di BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun
Berita terkait
Prabowo Dorong BRICS Lawan Dominasi Ekonomi Global
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.50
Airlangga: Negara Berkembang Harus Ikut Tentukan Aturan Ekonomi Global
kumparan · 13 September 2026 pukul 12.25
Prabowo Minta Institusi Keuangan Global Lebih Tanggap ke Negara Berkembang
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.30
Prabowo Tegaskan Pentingnya Kekuatan Kolektif Merespons Dinamika Global
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.11