Prabowo: Dilema, Ingin Kereta Cepat tapi Kota Kecil Terpinggirkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengakui dilema dalam pembangunan kereta api cepat yang menghubungkan kota-kota besar, sementara kota-kota kecil sering terpinggirkan. Ia menekankan kereta api harus melayani seluruh masyarakat tanpa kecuali, sebagaimana disampaikan di Stasiun Semarang Tawang pada 30 Juli. Prabowo menyebut di banyak negara kereta api dianggap layanan publik yang tidak semata-mata mengejar keuntungan, melainkan instrumen vital bagi ekonomi rakyat.
Kereta api berperan besar sebagai instrumen logistik yang ekonomis, memberikan manfaat luas terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan disebut sebagai instrumen demokratisasi ekonomi. Sebagai langkah selanjutnya, pemerintah akan menggarap proyek Trans-Sumatra Railway, dengan rencana Trans-Kalimantan untuk dilaksanakan bersamaan jika memungkinkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 14.15
Prabowo: Kereta Api Harus Layani Rakyat, Tak Sekadar Cari Untung
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 15.00
Prabowo Minta KAI Melayani Kota-kota Kecil: Lestarikan Semua Stasiun
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 13.47
Prabowo: Kita Harus Investasi Lebih Banyak di Bidang Kereta Api
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 13.45
Proyek Besar Prabowo: Bangun Jalur KA Trans Sumatra dan Kalimantan
Berita terkait
Prabowo Jajal Kereta Baru Nusantara Explorer dari Semarang ke Batang
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.16
IKN Tak Masuk Daftar Prioritas Prabowo 2027? Begini Penjelasan Basuki Hadimuldjono
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.00
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS dan Pensiunkan 13 GW PLTD Tahun Ini
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.44
Prabowo Tak Singgung IKN saat Pidato RAPBN 2027, Basuki Buka Suara
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 12.04