Prabowo Heran Rakyat Masih Banyak yang Miskin, tapi Masih Bisa Tersenyum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keherannya atas masih banyaknya rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan namun tetap bisa tersenyum. Hal ini disampaikan saat meresmikan motor listrik nasional (Molinas) dan ekosistem pendukung di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (13/8/2026). Prabowo menekankan bahwa kemiskinan masih menjadi tantangan nyata, dengan sebagian besar masyarakat hanya memiliki satu set pakaian dan tinggal di rumah sederhana seperti gubuk. Ia menambahkan bahwa keramahan dan kemampuan bertahan melebihi ekspektasi dianggap sebagai sifat asli bangsa Indonesia, yang tertanam dalam DNA kebudayaan lokal. Namun, sifat ini menurutnya sering dianggap lemah oleh bangsa lain, sehingga Indonesia kadang-kadang tertunda dalam menyadari isu yang ada di sekitarnya. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga merujuk pada pelaporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan angka kemiskinan Indonesia turun menjadi 8,07% per Maret 2026, meski masih ada ruang untuk perbaikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 06.56
Prabowo Siapkan Insentif 1 Juta Motor Listrik untuk Tekan Subsidi BBM
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.53
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 11.40
BSI Berterima Kasih atas Apresiasi Presiden Terhadap Kinerja Bullion
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
RAPBN 2027: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 persen, Asumsi Kurs Rp 17.500 per Dolar AS
Berita terkait
Refleksi HUT ke-81 RI: Kelas Menengah Jungkir Balik Pikul Beban Berat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.17
Dosen Sarankan Mahasiswa Jadi Pengupas Bawang, Upah Rp700 Ribu per Kg
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.20
Prabowo Puji Kinerja BUMN: Dividen Naik Terus Tanpa PMN
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.25
Amien Rais ke Prabowo: Rakyat Miskin Memang Masih Bisa Ketawa, Tapi Ketawa Kecut Tidak Sanggup
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 04.40