Luhut Ingin DEN Jadi Lembaga Permanen, Rutin Pasok Kajian ke Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9359675/original/026542300_1790570445-email-attachment_2026_09_28_immanuel-christian_luhut-ungkap-network-den-dengan-china-dan-as-untuk-perkuat-ekonomi-indonesia_IMG_7402.jpeg)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengusulkan agar DEN menjadi lembaga permanen untuk memberikan kajian dan saran strategis secara konsisten kepada Presiden Prabowo Subianto. DEN bertugas memberikan masukan terkait berbagai persoalan bernegara, baik diminta maupun tidak, guna mendukung pengambilan kebijakan nasional.
Saat ini, DEN rutin menggelar diskusi mingguan setiap Senin dengan delapan anggotanya untuk menyusun kajian terdokumentasi. Lembaga ini mengandalkan SDM generasi muda dan jaringan internasional, termasuk kerja sama dengan Dewan Ekonomi China di Beijing serta lembaga kajian di Washington, AS, khususnya dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Luhut menekankan pentingnya posisi Indonesia yang netral dan seimbang dalam bekerja sama dengan kekuatan ekonomi dunia tanpa harus berpihak pada satu blok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 17.46
Bukan Tambah Anggaran, Pemerintah Harus Bongkar Ulang Rp824 Triliun untuk Sekolah Gratis
Berita terkait
Luas Wilayah KEK RI Kalah dari Malaysia & Vietnam
Detik.com · 23 September 2026 pukul 20.47
Suahasil hingga Brian ke Istana Hadiri Ratas Pendidikan Gratis
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.36
Ekonom Senior Nilai Penataan BUMN Bisa Pangkas Inefisiensi
JawaPos · 22 September 2026 pukul 09.31
Pajak Marketplace Berlaku November, Ini Dampaknya Bagi Pedagang Kecil
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 21.00