Prabowo: Investasi RnD Indonesia Masih Sedikit, Kita Perbaiki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengakui investasi Research and Development (RnD) Indonesia masih sangat rendah dan jauh dari yang seharusnya. Dalam pertemuan dengan 150 peneliti BRIN di Istana Kepresidenan, Kamis (6/8), Prabowo menyatakan akan memperbaiki hal ini ke depan. Ia mengutip data survei PISA yang menunjukkan skor Indonesia di atas Filipina, namun masih di bawah Thailand, Malaysia, Belanda, dan Vietnam. Prabowo menegaskan negara besar adalah negara yang menguasai ilmu pengetahuan, sehingga kualitas pendidikan harus ditingkatkan.
Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan para peneliti akan memaparkan temuan dari 12 klaster riset untuk memecahkan persoalan bangsa. Klaster tersebut mencakup pangan, energi, produk nelayan dan MBG, antariksa, penerbangan, nuklir, logam tanah jarang, perumahan, transportasi, dan kesehatan. Langkah ini diharapkan mendorong inovasi dan memperkuat kemandirian nasional melalui penelitian berbasis kebutuhan strategis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.10
Peringkat Pendidikan Kalah dari Singapura, Prabowo: Enggak Usah Terlalu Khawatir
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 19.24
Prabowo: Fakta Menyakitkan Pendidikan Indonesia di Bawah Thailand dan Vietnam
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.45
Prabowo Tak Risau Skor PISA RI Kalah dari Singapura, Ungkap Fakta Ini
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.26
Alasan Prabowo Ingin Buku Pelajaran Diperbarui
Berita terkait
Kepala BRIN: Prabowo Minta Fasilitas Rehabilitasi Narkoba Diperbanyak
kumparan · 29 September 2026 pukul 18.28
Prabowo Minta Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Teknologi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 18.04
Prabowo Minta BRIN Kaji Alat Murah untuk Deteksi Ketergantungan Narkoba
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.50
Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, MAPPI Minta Kejagung Periksa Ainun Na'im
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 19.10