Prabowo Jawab Isu Militerisme: Siapa yang Mau ke Daerah Susah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik mengenai keterlibatan militer dan polisi dalam ranah sipil, termasuk sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat di daerah terpencil sangat diperlukan karena minimnya minat pihak lain untuk bertugas di wilayah sulit tersebut. Prabowo mengklaim bahwa peran militer tidak akan membatasi ruang gerak masyarakat sipil.
Prabowo menyebut rasio ideal jumlah prajurit adalah 1% dari total penduduk, yang berarti sekitar 2,9 juta orang untuk Indonesia. Menurutnya, kehadiran tentara di tengah masyarakat berdampak positif pada peningkatan keamanan dan penurunan tingkat kriminalitas, yang dirasakan langsung oleh rakyat serta pemerintah daerah seperti bupati dan gubernur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 10.07
Prabowo Ungkap Alasan TNI Perlu Diperkuat
Berita terkait
Prabowo Tiba di RI usai Hadiri KTT BRICS, Disambut Gibran hingga Kapolri
kumparan · 14 September 2026 pukul 01.58
8 WNI Gabung Tentara Rusia, Komisi I Ungkit Konsekuensi Hukum dan Keamanan
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.47
Siaga Perang Baru NATO vs Rusia, Tangan Kanan Putin Kasih Kode
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.40
Prabowo Didukung Parpol dan Militer, Jalan Otoriter Kian Mulus
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.30