Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Beberkan Kebutuhan Anggaran Mitigasi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyambut baik rencana penambahan anggaran mitigasi bencana yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Sekretaris Utama BMKG Guswanto, anggaran tambahan diperlukan untuk memperkuat sistem peringatan dini, pemeliharaan peralatan operasional, serta program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. BMKG mengidentifikasi beberapa kebutuhan kritis, termasuk pemeliharaan alat operasional utama agar tetap valid dan layak digunakan, serta dukungan komunikasi data untuk penyebaran informasi peringatan dini. Dalam rapat dengan Komisi V DPR, BMKG menekankan pentingnya anggaran untuk menjaga keandalan sistem deteksi dan peringatan dini bencana. Selain itu, BMKG juga membutuhkan anggaran untuk kegiatan edukasi publik melalui berbagai program sekolah lapang, seperti sekolah lapang iklim, sekolah lapang bencana, sekolah lapang cuaca bagi nelayan, sekolah lapang meteorologi penerbangan, hingga edukasi terkait gempa bumi dan tsunami. Program-program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam. BMKG juga bekerja sama dengan BRI dalam pemanfaatan layanan BRI Sat untuk mendukung penyebaran informasi peringatan dini. Guswanto menyampaikan bahwa kebutuhan bandwidth untuk komunikasi data BMKG cukup besar, bahkan mencapai 1 Giga per hari, sehingga anggaran untuk infrastruktur komunikasi juga menjadi bagian penting dari kebutuhan mitigasi bencana.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait