Wapres Gibran: Saya Memohon Maaf yang Sebesar-besarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden Gibran memohon maaf kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo pada 15 Agustus 2026. Dalam kunjungan ke posko pengungsian di Maumere, Gibran mengakui adanya kekurangan penanganan darurat dan meminta semua pihak memastikan kebutuhan warga terpenuhi. Sampai saat itu, 75 orang meninggal, 907 orang luka, dan 92.735 jiwa mengungsi. Gibran menekankan pentingnya fokus pada keselamatan, memprioritaskan bantuan ke daerah terpencil, serta memberikan perhatian khusus pada ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Ia juga memperingatkan warga tidak buru-buru kembali ke rumah rusak karena potensi gempa susulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 01.02
Paus Leo sampaikan duka cita atas gempa bumi NTT
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.25
Tinjau Gempa Sikka NTT, Wapres Gibran Minta Penanganan tanpa Sekat Birokrasi
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.10
Gibran Minta Maaf Penanganan Gempa NTT Masih Banyak Kekurangan
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 18.30
Bergerak Sejak Hari Pertama, TNI Sudah Kerahkan 4.477 Prajurit dan 27 Alutsista untuk Bantu Penanggu
Berita terkait
Wapres Gibran: Saya Mohon Maaf yang Sebesar-besarnya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 08.10
Wapres Gibran Berangkat ke NTT, Libatkan Mahasiswa UI untuk Bantu Trauma Healing Korban
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 14.46
Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.22
Tim BTB Dikirim ke NTT, Fokus Evakuasi dan Bantuan Penyintas Gempa
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.24