Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen di Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% pada akhir 2026, disampaikan dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Jakarta pada 14 Agustus 2026. Meski menghadapi tantangan global seperti konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok, Prabowo meyakini kebijakan rasional akan membawa hasil positif. Namun, ia menegaskan bahwa pertumbuhan dan investasi bukanlah tujuan akhir, melainkan kesejahteraan rakyat. Setiap investasi yang masuk harus memberikan dampak nyata, terutama bagi lapisan masyarakat bawah.

Data yang disampaikan menunjukkan performa ekonomi yang positif. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 mencapai 5,61%, dengan akumulasi semester I mencapai 5,45%, yang merupakan capaian tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pada triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,29% secara tahunan, didorong oleh konsumsi rumah tangga dan industri pengolahan. Belanja pemerintah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi faktor pendorong.

Di sisi lain, realisasi investasi tetap menunjukkan pertumbuhan meski di tengah ketidakpastian global. Prabowo menekankan pentingnya kemandirian nasional agar Indonesia tidak rentan terhadap gangguan pasokan dari luar negeri. Sebagai anggota G-20, ia juga menyoroti aspek kemanusiaan dalam pembangunan ekonomi, menegaskan bahwa pertumbuhan harus dibarengi dengan penguatan ketahanan nasional dan pemenuhan kebutuhan dasar seluruh rakyat. Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan tidak mengorbankan kebutuhan dasar rakyat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait