Prabowo perintahkan PLN segera tutup PLTD, total kapasitasnya 13 GW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan PT PLN untuk segera menutup pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan total kapasitas 13 GW dan beralih ke sumber energi terbarukan seperti surya. Langkah ini sejalan dengan program de-dieselisasi dan rencana pembangunan PLTS hingga 100 GW dalam empat tahun. Pemerintah menargetkan pembangunan 30 GW PLTS pada tahun ini. Prabowo menekankan pentingnya kemandirian energi untuk mengurangi ketergantungan pada impor BBM yang menghabiskan anggaran 28-30 miliar dolar AS per tahun. Indonesia dikatakan kaya akan sumber energi alternatif seperti surya dan hidrogen alam. Presiden juga menyatakan optimisme bahwa Indonesia mampu mewujudkan energi bersih dan mengurangi rawan terhadap konflik eksternal. Pernyataannya disampaikan saat peresmian motor listrik nasional di Cikarang, Jawa Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.44
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS dan Pensiunkan 13 GW PLTD Tahun Ini
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.31
Stop PLTD 13 GW Tahun ini, Pemerintah Genjot Pembangunan PLTS 30 GW
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.12
Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 11.12
Indonesia Setop Impor Solar, Prabowo Klaim B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun Setahun
Berita terkait
Bangun PLTS 100 GW dalam 4 Tahun, Prabowo: PLN Harus Tinggalkan Pembangkit Listrik dari Diesel
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.15
Prabowo Ungkap RI Gelontorkan Rp535 T per Tahun Buat Impor BBM
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.45
Sebut Motor Listrik Hemat 50%, Prabowo: Yang Pakai Motor Bensin, Ya Rasain Sendiri
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.43
Prabowo Sebut RI Impor BBM Rp530-an Triliun Tiap Tahun
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.25