Prabowo Pertimbangkan Menggabung Badan Geologi dan BMKG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343207/original/079835400_1788847441-publikasi_1788833862_6a9f70467155c.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan penggabungan Badan Geologi dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperkuat penanganan bencana. Penggabungan ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa Badan Geologi saat ini berada di bawah Kementerian ESDM, sehingga integrasi dengan BMKG diharapkan dapat meningkatkan koordinasi pemantauan bencana. Prabowo menyampaikan hal ini dalam rapat terbatas penanganan bencana secara virtual pada Senin (7/9/2026). Indonesia sebagai negara yang terletak di Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) rentan terhadap gempa bumi, erupsi gunung api, hingga tsunami, sehingga penting untuk memiliki sistem pemantauan yang terintegrasi.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyatakan niat untuk meningkatkan alokasi anggaran bagi mitigasi bencana secara signifikan. Hal ini disampaikan dalam rapat yang membahas berbagai bencana alam, termasuk gempa di Nusa Tenggara Timur, erupsi Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Prabowo menyampaikan bahwa respons pemerintah terhadap bencana di Sumatera, seperti di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, telah menjadi lebih cepat dan masif dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia juga mengapresiasi penanganan gempa di NTT dan respons terhadap kebakaran hutan, meskipun mengakui ada beberapa keterlambatan yang perlu diperbaiki.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia enggan memberikan banyak komentar terkait wacana penggabungan Badan Geologi dan BMKG, menyatakan bahwa ia masih dalam proses memverifikasi informasi terkait hal tersebut. Dalam rapat tersebut, Prabowo meminta laporan dari Badan Geologi Kementerian ESDM mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau dan gunung berapi lainnya di Indonesia. Ia juga meminta laporan dari Panglima TNI dan Kapolri terkait penanganan karhutla, serta dari Gubernur NTT bersama Pangdam dan Kapolda NTT mengenai perkembangan penanganan pascakejadian gempa di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.52
Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana Alam, Sebut Anggaran Mitigasi
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 15.41
Bakom Sebut Prabowo Sudah Mengurus Masalah Dalam Negeri Sebelum ke Rusia
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.15
Prabowo Perintahkan BMKG-Badan Geologi Digabung, Puan Minta Jangan Gegabah
Detik.com · 8 September 2026 pukul 13.15
Ketua Komisi V DPR Dukung Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG
- penggabungan badan geologi dan bmkg
- prabowo subianto
- penanganan bencana
- cincin api pasifik
- alokasi anggaran mitigasi bencana
Berita terkait
Prabowo Pertimbangkan Integrasi Badan Geologi dengan BMKG, Puan: Kami Minta Dikaji Dulu
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 11.32
Hadapi Bencana Beruntun, Prabowo Minta Pemerntah Belajar
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.50
Prabowo Akui Penanganan Karhutla Masih Ada Keterlambatan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.15
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam
kumparan · 7 September 2026 pukul 17.44