Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Pilih Pidato Tanpa Teks: Kalau Salah Tinggal Minta Maaf

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasannya memilih merangkum bahan pidato daripada membaca teks secara utuh saat memberikan sambutan pada puncak HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (9/9). Ia menyatakan bahwa gaya pidato tanpa teks bertujuan agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat lebih ringkas dan efisien. Meskipun staf kepresidenan telah menyiapkan teks pidato resmi yang komprehensif lengkap dengan data dan grafik, Prabowo memutuskan untuk hanya mengambil poin-poin esensial. Terkait risiko kesalahan dalam berpidato, ia menilai hal tersebut sebagai hal manusiawi dan siap meminta maaf jika terjadi kesalahan. Langkah ini dilakukan agar komunikasi dengan rakyat tidak bertele-tele, sambil tetap menyampaikan esensi pesan pemerintah. Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menekankan bahwa gaya pidato spontan harus tetap sejajar dengan tujuan negara dan keinginan masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait