Prabowo Pilih Pidato Tanpa Teks: Kalau Salah Tinggal Minta Maaf
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasannya memilih merangkum bahan pidato daripada membaca teks secara utuh saat memberikan sambutan pada puncak HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (9/9). Ia menyatakan bahwa gaya pidato tanpa teks bertujuan agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat lebih ringkas dan efisien. Meskipun staf kepresidenan telah menyiapkan teks pidato resmi yang komprehensif lengkap dengan data dan grafik, Prabowo memutuskan untuk hanya mengambil poin-poin esensial. Terkait risiko kesalahan dalam berpidato, ia menilai hal tersebut sebagai hal manusiawi dan siap meminta maaf jika terjadi kesalahan. Langkah ini dilakukan agar komunikasi dengan rakyat tidak bertele-tele, sambil tetap menyampaikan esensi pesan pemerintah. Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menekankan bahwa gaya pidato spontan harus tetap sejajar dengan tujuan negara dan keinginan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 21.52
Di HUT Demokrat, Prabowo Bicara Demokrasi RI: Macam-macam Warna tapi Rukun
Detik.com · 9 September 2026 pukul 21.28
Prabowo: Demokrat Pernah Tak Berkuasa, tapi Tidak Bakar-bakar dan Caci Maki
kumparan · 9 September 2026 pukul 21.11
Prabowo Puji Demokrat: Saat Tak Berkuasa Tidak Caci Maki, Tidak Bakar-bakar
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.55
Prabowo Pamer Teks Pidato di HUT Demokrat: Mudah-mudahan Tak Salah Bicara
Berita terkait
Prabowo Apresiasi Dukungan Partai Demokrat dan SBY di HUT Ke-25
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.29
Ketika Klarifikasi Pemerintah Berubah Menjadi Pembelaan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 08.08
Prabowo Berterima Kasih atas Dukungan Demokrat dan SBY di Pemilu 2019-2024
VOI · 9 September 2026 pukul 23.00
Prabowo: SBY Taruna Akmil Terbaik, Saya Taruna yang Bisa Diperbaiki
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.34