Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ketika Klarifikasi Pemerintah Berubah Menjadi Pembelaan

Presiden Prabowo Subianto mengalami salah ucap saat menyebut upah pengupas bawang merah sebesar Rp700.000 per kilogram, padahal angka sebenarnya di dalam naskah pidato adalah Rp700 per kilogram. Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan (BAKOM), Qodari, mengklarifikasi bahwa kekeliruan tersebut murni ketidaksengajaan akibat durasi pidato yang panjang, tidak masuk akal jika dibandingkan dengan harga bawang, serta menyampaikan permohonan maaf kepada publik.

Respons BAKOM mencerminkan strategi perbaikan citra yang memadukan dalih ketidaksengajaan, pengurangan signifikansi kesalahan, dan pengakuan kekeliruan. Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara memilih sikap lebih berhati-hati dengan menyatakan akan memverifikasi data terlebih dahulu guna mencegah munculnya interpretasi baru yang keliru di tengah masyarakat.

Peristiwa ini menekankan pentingnya evaluasi terhadap sistem pendukung komunikasi kepresidenan. Klarifikasi pemerintah dinilai perlu berfokus pada kecepatan koreksi data dan perbaikan sistem secara transparan, bukan sekadar memberikan pembelaan atau menuntut publik untuk selalu berprasangka baik terhadap pernyataan pejabat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait