Prabowo saat Tutup Muktamar NU: Pemerintah Butuh Ketenangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan Muktamar NU ke-35 di Jombang menekankan pentingnya stabilitas dalam pemerintahan. Ia menyatakan Indonesia, sebagai negara besar dengan wilayah setara Uni Eropa, membutuhkan kerja sama banyak pihak. Prabowo menekankan tidak mungkin hanya satu partai yang memimpin, sekaligus menyoroti efisiensi delapan partai dalam koalisi. Ia juga menanggapi kritik kabinet 'gemuk' dengan membandingkan jumlah anggota kabinet Timor Leste (28 orang) dengan Indonesia yang lebih kecil namun memiliki banyak kabupaten. Prabowo menekankan perlunya ketenangan untuk menjaga stabilitas politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 13.15
Prabowo Resmi jadi Anggota Seumur Hidup NU: Kehormatan bagi Saya
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 13.06
Prabowo Puji NU Bisa Jaga Muktamar Tetap Rukun di Tengah Kompetisi
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.45
Reaksi Prabowo Setelah Jadi 'Anggota Seumur Hidup' NU: Ini Luar Biasa
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.44
Kabinetnya Disebut Gemuk dan Tidak Efisien, Prabowo: Karena Demokrasi, Saya Harus Berkoalisi
Berita terkait
Prabowo Disebut Sudah Izin Jokowi: Pratikno dan Listyo Sigit Siap Diganti!
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.40
Megawati Tak Masuk Kabinet, Gerindra Bilang Rasa Kekeluargaan Tak Hilang
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.43
Gus Kikin di Depan Prabowo: Saya Banyak Unsur Angka 8
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.15
Dapat Kartu Anggota NU, Prabowo: Anggota Seumur Hidup, Ini Luar Biasa
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 11.43