Prabowo Targetkan Perdagangan Indonesia-Rusia Naik Dua Kali Lipat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menargetkan peningkatan dua kali lipat nilai perdagangan Indonesia-Rusia dalam beberapa tahun ke depan, didorong oleh rencana pengesahan FTA Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) pada awal 2027. Target ini disampaikan saat hadirin Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9). Prabowo menekankan komplemen ekonomi kedua negara: Rusia unggul pada gandum, pupuk, energi, dan teknologi, sementara Indonesia menawarkan minyak sawit, perikanan, kopi, karet, tekstil, dan tenaga kerja muda. Nilai perdagangan keduanya mencapai US$5 miliar pada 2025, naik 21,7% dari 2024. FTA yang akan diberlakukan diperkirakan akan menghapus atau menurunkan bea masuk untuk 11.882 pos tarif. Prabowo juga mendorong pembukaan jalur pelayaran langsung Vladivostok-Indonesia dan penerbangan langsung untuk meningkatkan konektivitas fisik dan mobilitas masyarakat. Sebagai pintu gerbang ASEAN dengan populasi 680 juta jiwa, Indonesia diharapkan menjadi akses strategis bagi pelaku usaha Eurasia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.49
Prabowo Tagih Negara Eurasia Ratifikasi Perjanjian Dagang
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 17.04
Prabowo Ungkap Alasan Indonesia dan Rusia Cocok Kerja sama
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.39
Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia
VOI · 3 September 2026 pukul 16.30
Prabowo Tekankan Kerja Sama Maritim Indonesia-Rusia, Sama-sama Negara Pasifik
- prabowo subianto
- perdagangan indonesia-rusia
- fta indonesia-eaeu
- eastern economic forum
- konektivitas ekonomi
Berita terkait
Prabowo di Forum EEF Rusia: Vladivostok Terasa Dekat dengan Rumah Saya
kumparan · 3 September 2026 pukul 16.25
Prabowo Siap Kerja Sama Bareng Rusia: Energi Terbarukan hingga Nuklir Damai
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.04
Prabowo di EEF Rusia: ASEAN Pilih Konsultasi daripada Konfrontasi
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.51
Prabowo: Keberhasilan Pembangunan Harus Diukur dari Meja Makan Keluarga
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.32