Prabowo Ungkap Alasan Dirinya Baru Tinjau Lokasi Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan keterlambatannya untuk meninjau lokasi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, kehadirannya yang tidak langsung bertujuan agar seluruh instansi terkait dapat lebih leluasa bekerja dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Dia khawatir, kehadiran banyak pejabat pusat di lokasi bencana dapat membuat perhatian pemerintah daerah dan petugas di lapangan terpecah, sehingga mengurangi efisiensi penanganan darurat.
Prabowo menekankan bahwa fokus utama dalam menghadapi situasi darurat harus tetap pada tindakan cepat, pelayanan langsung, dan distribusi bantuan yang efisien kepada masyarakat terdampak. Ia menyatakan, kehadiran berlebihan pejabat dapat menggeser perhatian dari prioritas utama, sehingga aparat daerah perlu lebih efisien dalam mengatur waktu dan sumber daya.
Dalam rapat penanganan gempa yang dipimpinnya di Nagekeo, NTT, pada Rabu (27/8), Prabowo menegaskan pentingnya koordinasi yang terpusat dan minim birokrasi agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 12.43
Prabowo Pimpin Rakor Penanganan Gempa 7,7 M NTT di Nagekeo
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 21.36
Temui Warga Terdampak Gempa NTT, Prabowo Janji Tak Tinggalkan Warga
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.33
Momen Haru Prabowo Peluk Erat Para Pengungsi Korban Gempa NTT
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.14
Prabowo Kunjungi Korban Gempa NTT: Sekolah di Tenda Dulu
Berita terkait
Prabowo Ungkap Alasan Tak ke NTT di Awal Gempa: Agar Tak Memecah Konsentrasi
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.21
Momen Hangat Prabowo Bercanda dengan Anak-Anak di Pengungsian Gempa NTT
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.13
Momen Prabowo Sapa Korban Gempa NTT di Nagekeo dari Atas Mobil Maung
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 14.10
Prabowo Tinjau Warga Terdampak Gempa di Nagekeo NTT
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.38