Prabowo Ungkap RI Bakal Produksi Bensin dari Batu Bara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah berencana mengembangkan produksi bensin dari batu bara sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar. Rencana ini sejalan dengan hasil positif program biodiesel berbasis minyak sawit, di mana implementasi solar B50 (campuran 50% minyak kelapa sawit) berhasil membuat Indonesia tidak lagi mengimpor solar sejak 1 Juli 2026. Pengembangan bahan bakar dari sumber daya dalam negeri merupakan hasil riset akademisi, khususnya dari fakultas teknik. Prabowo menegaskan bahwa independensi energi penting di tengah ketidakpastian pasar global dan konflik geopolitik, sekaligus risiko ketersediaan bahan bakar meskipun ada anggaran. Dengan kemandirian solar, Indonesia kini dapat memenuhi kebutuhan energi secara domestik.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Minta Bahlil Siapkan Pengembangan BBM Campuran E50
kumparan · 17 September 2026 pukul 19.43
Cegah Uang Lari ke Luar Negeri, Prabowo Gencarkan BBM B50-Bangun PLTS
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.30
Hari Perhubungan Nasional, Program B50 untuk Ketahanan Energi Transportasi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.12
10,69 Juta KL BBM Baru B50 Sudah Tersalurkan di SPBU
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.10